Ternyata Anda sama dengan Bill Gates

Bismillah...

Ketika barusan lagi baca baca tulisan para guru internet marketer, tidak sengaja saya ketemu sama kutipan bagus, kurang lebih tulisannya begini:

Jika Anda tidak bisa melihat gambar diatas, tulisannya seperti ini:

You have the same amount of hours in a day as Beyonce

Atau kalau dalam terjemahan Tarzannya:

Anda dan Beyonce memiliki jumlah jam yang sama dalam sehari

Jika Anda tidak tahu Beyonce adalah salah satu penyanyi terkaya di Amerika.

Spontan setelah melihat tulisan itu yang ada di pikiran saya bukan Beyonce melainkan orang yang saya cukup kagumi di dunia bisnis yaitu Bill Gates.

Berarti secara tidak langsung saya juga punya jumlah waktu yang sama dengan Bill Gates, triliuner yang jumlah kekayaannya mencapai US$ 79.2 Milyar (atau setara Rp.1108.8 Triliun). Yang bahkan orang-orang sering bercanda: kalau Bill Gates dari kantungnya jatuh uang Rp.10juta, dia ga perlu repot-repot menunduk untuk mengambil uang yang jatuh itu, karena dalam beberapa detik uang itu sudah terisi lagi didalam rekeningnya.

Berarti saya juga memiliki jumlah waktu yang sama dengan orang-orang yang bisa menjual senilai puluhan juta rupiah dalam sehari.

Sama-sama 24 jam.

Orang yang menjual 10 mobil sehari tidak memiliki 32 jam, waktunya sama persis dengan orang yang menjual 1 mobil sehari. 24 Jam.

Sama dengan Anda, sama dengan saya

Jadi apa yang membedakan?

Jawaban saya adalah,

Cara mengambil sikap dan Konsistensi.

Di era bisnis online seperti ini sebagian orang cenderung ingin hasil instan sehingga latah ketika seseorang baru mencapai penghasilan tertentu dari bisnisnya.

Contoh kasus salah seorang internet marketer berhasil mempunyai penghasilan Rp 10.000.000 sehari.

Maka yang kemudian silau dengan pencapaian ini lalu terburu-buru untuk mengikuti jejak Rp 10 juta sehari ini.

Ada yang berhasil Rp 10 juta sehari di affiliate lokal, lalu ikut-ikutan affiliate lokal.

Ada yang berhasil Rp 10 juta sehari di Toko Online, lalu ikut-ikutan buka Toko Online.

_______

Padahal Rp 10 juta perhari itu menurut saya adalah lebih kenapa dan bagaimana mereka melakukannya, dan sedikit sekali atau malah TIDAK ADA hubungan dengan apa yang dijual atau bisnisnya apa.

Cobal Anda lihat di beberapa komunitas atau Facebook group bisnis.

Anda akan mudah sekali menemukan pertanyaan-pertanyaan seperti:

  • Resepnya boleh minta sis?
  • Suppliernya dari mana gan lengkap banget?
  • Tukang jahitnya bisa bagus gini dimana sis?

Yang banyak ditanya adalah apa, siapa, dan dimana bukan kenapa dan bagaimana?

Di Bandung ada Restoran Nyonya Rumah yang dimana pemilik restorannya punya buku resep masakan yang Ia tulis dan dijual bebas di Gramedia.

Coba aja cari penulisnya: Nyonya Rumah. Ada ratusan resep makanan beliau, dan semuanya dijual di Restorannya.

Lalu apakah dengan Anda tau resepnya kemudian Anda bisa buka restoran dan berhasil menjadi saingan Nyonya Rumah? Belum tentu.

Yang banyak dari kita tidak tau adalah berapa banyaknya jam-jam tidak tidur yang mereka jalankan untuk mengolah resep tersebut jadi bisnis.

Yang banyak dari kita tidak tau adalah pengorbanan waktu, uang, keringat, entah berapa kali gagal, dan masih banyak lagi.

Karenanya dari sekarang mulailah dengan bertanya kenapa, maka Anda akan mendapatkan jawaban-jawaban yang justru non bisnis.

Kenapa ada Facebook? Karena Mark ingin menghubungkan semua orang dan membuat dunia lebih terbuka.

Kenapa ada Google? Karena Sergei & Larry ingin meng-indeks internet supaya mudah menemukan apapun.

Kenapa ada KIRIM.EMAIL? Karena kami ingin agar Anda bisa membangun kedekatan dengan pelanggan Anda dengan mudah.

Itulah "kenapa", produk adalah jalan Anda untuk memenuhi "kenapa" itu.

_______

Lalu setelah itu mulai dengan tanya bagaimana? Di sini Anda mulai mendapatkan jawaban bersifat eksekusi.

Bagaimana cara promosi.membuat campaign yang bagus dll

Inilah yang sering dikemas dalam workshop, seminar, buku, video, dll.

Sebelum Anda menuntut ilmunya baiknya paham dulu:

Ada adab yang baiknya Anda tau.

Ada harga yang harus Anda bayar (walaupun kadang bukan dalam bentuk uang, tapi pasti ada.)

Ada sedekah praktek yang harus Anda tunaikan.

Disini biasanya seleksi alam terjadi.

Ada yang serius ada yang tidak.

Itulah alasan kami membangun kelas.

Sengaja semua materi yang kami berikan adalah kenapa dan bagaimana KIRIM.EMAIL bisa sebesar ini sekarang.

Anda akan kami gembleng selama 3 bulan atau 90 hari lamanya, kenapa? 

Sederhana untuk melatih konsistensi Anda dalam mempraktekan sebuah ilmu baru.

KLIK DISINI untuk mendaftar.

Semoga bermanfaat.

Sampai jumpa di kelas Super Email Marketer Batch ke 3

Terimakasih.

 

-Dion Arfan