Bismillah...
Saya percaya bisnis itu sederhana, dan memang seperti itu.
Tidak seperti olah raga, bisnis tidak membutuhkan syarat fisik tertentu seperti tinggi, berat badan, kedua mata yang berfungsi dengan baik, dll.
Tidak seperti dunia akademis atau sains, dimana kita membutuhkan kecerdasan di tingkat tertentu hanya agar bisa masuk dan berada disana.
Dengan segala hormat kepada kedua bidang diatas, namun bisnis TIDAK membutuhkan syarat-syarat seperti itu.
Anda akan menemukan pebisnis dengan berbagai kondisi, dari mulai yang (maaf) memiliki keterbatasan fisik, hingga yang tidak lulus SMP.
Bisnis tidak seperti membangun roket ke Mars, dan tidak pernah seperti itu. Elon Musk memutuskan untuk pergi ke Mars, dan membuat bisnis di bidang perjalanan ke luar angkasa agar bisa kesana.
Namun bisnis tidak harus serumit itu. Kalau Elon memilih bisnis yang rumit, Anda tidak harus mengikutinya. Anda tidak harus ke Mars untuk membuat bisnis Anda bermanfaat bagi banyak orang.
Dari pengalaman saya, siapa saja yang mungkin mengatakan kepada Anda sebaliknya, siapa saja yang mengatakan bisnis itu kompleks atau rumit, biasanya (tidak selalu) memiliki agenda tersendiri. Seperti berniat menjual jasa-nya kepada Anda.
Tidak ada yang salah dengan jualan, saya juga saat ini sedang jualan ke Anda, namun secara alamiah, bisnis itu tidak rumit, sangat sederhana.
Saya berusaha membuktikan ini ke diri saya sendiri sejak lama.
Sampai saat ini, KIRIM.EMAIL bertumbuh dengan menggunakan cara-cara yang tidak biasa, yang jarang, bahkan belum pernah diajarkan sebelumnya di workshop/ seminar bisnis di Indonesia.
Kami meluncurkan KIRIM.EMAIL melalui podcast yang saat itu belum ada podcast bisnis di Indonesia. Bekerja secara jarak jauh (remote) dari 13 kota di Indonesia, lagi, saat kami memulai, tidak ada yang seperti itu. Memberikan harga berbasis berlangganan bulanan. Dan cara-cara aneh yang lain.
Qodarulloh KIRIM.EMAIL berhasil menjadi layanan email marketing terbesar di Indonesia dengan cara-cara tidak lazim seperti ini.
Kok bisa? Karena seperti yang saya katakan, secara prinsip, bisnis itu sederhana. Jadi, jika paham prinsipnya, Anda bisa mendesain bisnis yang Anda mau, bisnis yang Anda suka, dan bisnis yang menyenangkan untuk Anda dan tim Anda jalani.
Anda bisa memilih saluran pemasaran yang Anda suka, menjual produk yang Anda inginkan, menulis laporan keuangan sesuai yang Anda mau, dll.
Namun, banyak yang menyalah artikan sederhana dengan mudah.
Bisnis itu bagaimanapun tetap ada tantangannya, tidak bisa dihindari.
Dan, menyederhanakan hal-hal yang bisa menjadi solusi dalam bisnis kita bisa jauh lebih menantang daripada membuatnya rumit.
Saya setuju dengan kata-kata Steve Jobs berikut ini;
Simple can be harder than complex: You have to work hard to get your thinking clean to make it simple. But it's worth it in the end because once you get there, you can move mountains.
Kita harus berpikir jernih untuk bisa menyederhanakan banyak hal dalam bisnis kita.
Karenanya, saya berencana membuka kelas offline dimana kita bisa berdiskusi langsung dan (harapannya) menjernihkan dan menyederhanakan banyak hal dalam bisnis Anda.
Ada beberapa modul yang ingin saya bagikan dalam kelas ini diantaranya:
1. Membangun tim secara jarak jauh (remote).
Di modul ini saya akan membagikan pengalaman dan wawasan selama 3 tahun ini kami membangun KIRIM.EMAIL dari 13 kota berbeda di Indonesia.
Anda bisa melakukan penghematan yang luar biasa, menerima bergabungnya orang-orang paling berbakat dari seluruh Indonesia (bahkan dari negara lain), dan bekerja lebih produktif. Tanpa drama, meeting, dan politik kantor yang mengganggu.
2. Understanding customer.
Jika Anda tahu apa yang diinginkan oleh calon pembeli Anda, maka Anda tidak perlu membuat iklan yang bombastis dan yang memiliki kecendrungan membual.
Iklan yang sederhana dengan kata-kata sehari-hari pun bisa menjual. Walaupun calon pembeli Anda belum begitu mengenal Anda dan bisnis Anda.
Beberapa studi menyatakan bahwa seseorang memiliki kecendrungan untuk tidak melakukan apa yang mereka katakan. Inilah kenapa menurut saya survey sering tidak memberikan hasil yang baik.
Namun, hampir tidak ada orang yang berniat bohong.
Jadi, bagaimana Anda memahami dan akhirnya bisa berkomunikasi dengan baik dengan pelanggan Anda? Kita akan membahasnya di modul ini.
3. Repeat order class.
KIRIM.EMAIL adalah bisnis berbasis berlangganan (subscription), karenanya, repeat order atau pembelian berulang, adalah tulang punggung dari bisnis kami.
Menurut data dari Adobe, 40-50% omset bisnis di Amerika, berasal dari repeat order.
Itu artinya, jika saat ini Anda atau tim Anda tidak ada yang fokus ke repeat order, maka Anda memiliki potensi kehilangan hingga 50% dari omset Anda.
4. Growth class.
Bisnis yang bertumbuh pesat itu berpola. Dan polanya bisa Anda tiru.
Setelah Anda memahami polanya, langkah selanjutnya adalah mengujinya, apakah pola tersebut cocok dengan bisnis Anda atau tidak. Disinilah saya melihat banyak bisnis yang mandek.
Kelas ini akan membahas bagaimana cara menemukan pola dan mengujicoba cara pertumbuhan terbaik untuk bisnis Anda. Lagi, materinya berdasarkan pengalaman kami menumbuhkan KIRIM.EMAIL menjadi layanan email marketing terbesar di Indonesia saat ini.
______
Modul pertama membangun tim secara remote, akan kami adakan pada hari:
Sabtu, 28 Juli 2018
Lokasinya di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung Barat. Detail lokasinya akan kami kirimkan setelah Anda mendaftar.
Untuk detail acaranya bisa Anda lihat disini:
https://KIRIM.EMAIL/remoteclass/
Agar suasananya tetap bisa private, dan karena keterbatasan ruang, maka maksimal peserta untuk satu kelasnya adalah 30 orang.
Anda bisa mendaftar melalui link ini:
https://KIRIM.EMAIL/remoteclass/
Jika Anda memiliki pertanyaan, Anda bisa membalas email ini.
Sampai ketemu di kelas nanti, insyaAllah...
-Fikry

