Orderan berhenti saat iklan berhenti?

Bismillah…

Saya cukup sering menerima beberapa pertanyaan dari balasan ke email saya mengenai orderan yang menurun, bahkan sampai berhenti ketika iklan di Facebook berhenti. Mungkin Anda juga pernah mengalaminya.

Berhentinya iklan di Facebook ini bisa karena beberapa hal:

  1. Memang diberhentikan manual karena masalah budget atau yang lain.
  2. Diberhentikan oleh Facebook karena melanggar ketentuan.
  3. Atau Akun iklan yang dimatikan oleh Facebook, karenanya semua iklan di akun itu akan otomatis berhenti.

Semua yang sumber traffic nya mengandalkan 1 channel apalagi channel tersebut tidak bisa di kendalikan ujung-ujungnya pasti mengalami hal yang sama. Seperti yang Anda tahu kalau facebook sendiri semakin kesini semakin berubah algoritmanya dan itu tidak bisa kita kendalikan.

Jadi setiap saya balas diskusi mengenai hal ini selalu saya sarankan untuk menggunakan lebih dari 1 channel paling tidak 2 channel yang berhubungan, misal facebook dan instagram jadi ketika fanspage Anda diberhentikan Anda masih punya sumber traffic dari instagram atau Anda bisa menggunakan channel lain yang saling berkaitan :)

Di dunia bisnis online setidaknya Anda harus menguasai 2 channel, channel disini biasa kami di KIRIM.EMAIL selalu sebut dengan channel di depan dan channel di belakang (bahasa programmernya front-end dan back-end)

Jadi channel di depan (front-end) itu facebook page Anda sedangkan channel di belakang (back-end) itu database. Kebanyakan pebisnis online di indonesia itu hanya bisa mengandalkan channel di depan (front-end) sehingga ketika terjadi masalah akan kerepotan. Database tidak harus berupa email bisa berupa bbm, line, whatsapp atau no telp juga termasuk dengan database.

Namun sejauh ini email adalah salah satu channel tercanggih dibanding dengan channel lain karena dengan email Anda bisa mengetahui data berdasarkan email terkirim, open, click, spam, membalas dan lain lain.

Jadi pada Intinya meskipun channel di depan (front-end) Anda terhenti Anda masih bisa mengandalkan database tadi atau channel di belakang (back-end).

Mungin muncul pertanyaan di benak Anda, Saya sudah broadcast tapi kok masih belum ada yang beli?

Ini terjadi karena Anda belum menjalin hubungan baik dengan database Anda. Bedanya disisi front-end dan back-end ini, pada back-end Anda harus terus berkomunikasi atau menjalin hubungan, jadi Anda harus broadcast tiap hari, copywritingnya harus bagus sampai titik dimana hubungan Anda terjalin dekat, dengan begitu copywriting yang sangat bagus tidak terlalu dibutuhkan untuk mencapai sales pada titik ini.

Nah di Kelas Super Email Marketer Batch 2 selama 90 hari Anda akan belajar bagaimana cara Anda membangun kedekatan dengan database Anda mulai dari sapaan pertama sampai dengan email-email yang menjual, selain itu di satu modul Anda juga akan diberi tantangan untuk mempraktekan nya 30 hari berturut-turut tanpa jeda sehingga melatih Anda untuk membiasakan diri menjalin hubungan dan membiasakan diri kepada subscriber Anda untuk membuka email-email dari Anda. Saya yakin akan banyak sekali pengalaman yang Anda rasakan dari 30 hari tersebut.

Daftar di sini!

Sampai ketemu di Kelas Super Email Marketer Batch 2, Insya Allah

 

Dion Arfan
Customer Success