Crowd is cash

 

Bismillah...

Judulnya gaya ya, tidak seperti tulisan saya sehari-hari yang ndeso :D

Ini karena judul diatas bukan tulisan saya, melainkan tulisan salah seorang penulis terbesar di Indonesia, mas Ippho Santosa.

Saya mungkin tidak sependapat dengan beberapa tulisan mas Ippho Santosa, namun tulisan berikut ini menurut saya bagus sekali.

Tulisan ini saya copas dari Channel Telegram beliau.

Judulnya:

Crowd Is Cash

Dan isi tulisan ini menurut saya merupakan prinsip dasar dalam mendapatkan pelanggan dan menumbuhkan bisnis.

Ini dia:

Misal, Anda jualan pakaian.

Maka:

  • kaos kaki mungkin dimurahin
  • syal atau scarf mungkin dimurahin
  • agar orang-orang datang (crowd)
  • kemeja dll dijual dengan harga normal

Dapat disimpulkan, ada 1 atau 2 produk yang digunakan untuk memancing crowd. Ada juga produk-produk yang dirancang untuk mencetak keuntungan.

Cash sangat ditentukan oleh crowd (keramaian). So? Mesti ada produk-produk yang mengundang crowd. Mesti ada event berkala yang mengundang crowd. Mesti ada promosi khusus yang mengundang crowd.

Kalau ini benar-benar dilakukan, niscaya akan berdampak langsung ke cash. Ya, berdampak langsung.

Contoh lain?

Misal, Anda jualan bakso.

Maka:

  • baskonya mungkin dimurahin
  • terus, murahnya ini dipromosiin
  • agar orang-orang datang (crowd)
  • teh botol dll dijual dengan harga normal

Crowd is cash. Paham sampai di sini?

Semoga bermanfaat. Sekian dari saya, Ippho Santosa.

_____

Tulisan diatas cocok sekali dengan prinsip email marketing. Jual murah didepan, dapatkan alamat emailnya, lalu jualan produk Anda yang lain "dibelakang" setelah Anda berhasil mendapatkan alamat emailnya melalui transaksi pertama.

Dan perlahan-lahan, jika Anda konsisten mendapatkan pembeli baru dan terus membina pembeli lama, maka bisnis Anda akan terus bertumbuh, insyaAllah...

Jangan membiarkan pelanggan Anda pergi setelah selesai satu kali transaksi. Bangun relasi sekarang....

Daftar KIRIM.EMAIL disini:

http://KIRIM.EMAIL

Selamat membangun "crowd."

-Fikry