Cara mengikuti event bisnis

Bismillah...

Salah satu hal yang paling mematikan bagi pebisnis, terutama untuk pebisnis pemula adalah:

"Terlalu banyaknya informasi."

Atau terlalu banyak ilmu, atau terlalu banyak belajar.

Dan salah satu tempat paling berkelimpahan ilmu dalam dunia bisnis adalah di Business Expo seperti Pesta Wirausaha TDA.

Dengan ribuan peserta sesama pebisinis, ratusan booth pameran, 31 pembicara, selama 3 hari, ada JAUH lebih banyak ilmu, teknik, dan peluang dari yang Anda butuhkan dalam bisnis Anda.

Jika Anda tidak siap, sumber informasi sebanyak itu akan menghasilkan yang disebut "analysis paralysis" atau kondisi dimana terjadi "kelumpuhan" pikiran akibat terlalu banyak menganalisa/ terlalu banyak berpikir.

Karenanya, setiap ada event bisnis, terutama expo raksasa seperti ini, saya selalu membuat rencana tentang apa yang akan saya lakukan setiap kali saya mengunjunginya.

Inilah langkah-langkah saya setiap kali datang ke event bisnis agar hasilnya optimal:

 

1. Katakan Tidak.

Steve Jobs pernah mengatakan sesuatu yang kalau versi terjemahan Tarzan nya seperti ini:

"Fokus adalah mengatakan TIDAK pada ratusan hal bagus (ide bagus) lain yang ada disekitar kita. Anda harus memilih dengan hati-hati."

Agar bisa fokus, Anda harus berani mengatakan TIDAK.

Jadi, sebelum memilih apa yang mau Anda pelajari, atau mencari apa yang mau Anda dapatkan, akan lebih mudah menentukan apa yang TIDAK ingin Anda pelajari.

Ini yang harus Anda lakukan:

  • Kunjungi website dari event yang ingin Anda datangi, contohnya, misalnya saya ingin ke Pesta Wirausaha, maka saya mengunjungi >> http://kirim.email/pw2017
  • Pelajari semua pembicara dan topik yang mereka bahas.
  • Cari tahu detail lain seperti: di panggung mana acaranya, jam berapa, dll.
  • Dari informasi tersebut, tulis daftar pembicara yang TIDAK ingin Anda hadiri sesinya.

Jika Anda kesulitan menentukan mana pembicara yang TIDAK ingin Anda hadiri, jawab pertanyaan berikut ini:

  • Apakah Anda sedang mentok, atau sedang mengalami kesulitan di topik yang sedang mereka bahas? Misalnya: Facebook Ads, apakah saat ini Anda sedang mentok tentang Facebook Ads?
  • Apakah topik yang akan dibahas bisa LANGSUNG Anda AMALKAN atau PRAKTEKKAN begitu Anda pulang dari event ini?
  • Apakah bisnis Anda saat ini MEMBUTUHKAN materi tersebut? Walaupun mungkin topiknya tidak Anda sukai. Misalnya, apakah saat ini bisnis Anda mengharuskan Anda memahami perpajakan? HAKI? SOP? Atau mungkin tim Anda hanya butuh motivasi?
  • Apakah Anda se-vibrasi dengan pembicaranya? Apakah Anda merasa pembicaranya memiliki VALUE atau nilai yang sama dengan yang sedang Anda perjuangkan saat ini?

Jika mayoritas jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas adalah: TIDAK. Maka jangan hadiri sesi acaranya.

Lagi, ini bukan masalah materi mana yang bagus, atau pembicara A lebih baik daripada pembicara B.

Ini karena Anda TIDAK AKAN bisa mengikuti semua materi yang diajarkan dalam sebuah event, apapun itu.

Karenanya, dari awal, Anda harus tegas ke diri Anda sendiri dan meninggalkan sesuatu yang akan menghalangi Anda fokus dari apa yang ingin Anda dapatkan.

 

2. Saya Bisa Bantu Apa?

Kalimat favorite saya dalam setiap event bisnis adalah:

"Saya bisa bantu apa?"

Atau

"Bagaimana saya bisa membantu?"

Anda bisa saja mendapatkan materi pelajaran yang sama dari sebuah event melalui internet atau buku.

Namun menurut saya: TIDAK ADA yang bisa menggantikan membangun hubungan dengan pebisnis lain melalui tatap muka.

Atau networking.

Dan networking yang baik, yang di saya pribadi sampai saat ini masih bertahan, adalah yang selalu saya mulai dengan kalimat diatas.

Pada dasarnya Anda memiliki sesuatu yang Anda tau, atau sebuah pengalaman, yang belum tentu dimiliki orang lain.

Bagaimana Anda jualan di Facebook?

Apa yang Anda lakukan untuk menjaga tim tetap termotivasi?

Atau mungkin produk Anda memang bisa membantu pebisnis lain mungkin?

Intinya, selalu ada cara Anda untuk membantu orang lain yang datang ke event tersebut.

Karenanya fokuslah memberikan value terlebih dahulu.

Tanya diri Anda, apa yang bisa Anda berikan? Apa yang bisa Anda bantu?

Jika Anda melakukannya dengan benar, insyaAllah, Anda tidak perlu menanyakan apa yang Anda dapatkan di event ini...

 

3. Catat Semuanya

Selalu bawa buku catatan kemanapun Anda pergi, sesi apapun yang Anda ikuti, bisa jadi ada sesuatu di sesi tersbut yang sangat berharga, tapi Anda lupa karena tidak Anda catat.

Catatlah walaupun hanya obrolan ringan diluar sesi resmi. Merekam dengan smartphone juga bisa, selama Anda minta izin terlebih dahulu.

Saya biasa merekam siapapun yang memberikan masukan tentang KIRIM.EMAIL saat obrolan ringan diluar sesi acara.

Intinya, saya tidak hanya mengandalkan ingatan saya dan selalu membuat catatan terpisah.

 

4. "Acara" Sebenarnya Ada Dibelakang Panggung

Menurut saya lebih berharga obrolan ringan dibelakang panggung daripada hanya sekedar mengikuti sesi acara yang sudah ditentukan.

Disinilah Anda beneran bisa melihat sosok pembicara yang sebenarnya.

Saya selalu mencari cara untuk mengobrol dibelakang panggung dengan pembicara-pembicara yang hadir di acara.

Namun menghindari untuk terlalu mendesak juga.

Artinya ini bukan keharusan untuk saya, ngalir aja.

Dan prinsip di point kedua: "Saya bisa bantu apa?"

Masih berlaku disini.

Seringkali percakapan di belakang panggung inilah yang berakhir di kerjasama bisnis.

Event bisnis terbesar yang paling dekat adalah:

Pesta Wirausaha 2017

Dan kabar gembiranya, Anda juga bisa langsung mendapatkan bonus Berlangganan KIRIM.EMAIL selama 2 bulan GRATIS.

Detail acara dan siapa saja pembicaranya bisa Anda baca di:

http://kirim.email/pw2017

InsyaAllah saya juga akan hadir, dan akan sangat berarti untuk saya jika bisa langsung ketemu dengan Anda disana.

Sampai ketemu...

-Fikry