Bismillah…
Alhamdulillah seiring saya rutinnya saya berbagi apa yang saya ketahui melalui email seperti ini, cukup banyak juga yang merespon bahkan sering membalas email saya, mungkin Anda salah satunya :)
Seperti biasa dari banyaknya email yang masuk selalu ada satu pertanyaan yang membuat saya ingin berbagi lagi kepada Anda, pertanyaannya kurang lebih begini:
“Saya kan masih aktif beriklan di sosial media dan profit, apakah masih butuh email?”
Tentu saja butuh, sebenarnya ini bukan hal yang harus di pilih karena saat ini keduanya sudah bisa digabungkan.
Dengan menggabungkan dua channel tersebut Anda bisa membuat sales funnel (mengolah pengunjung menjadi pembeli) dengan cara yang unik dan terotomatisasi.
Lalu muncul pertanyaan kedua:
“Tapi kan saya jarang buka email mas?”
Logika seperti ini jika diterapkan di banyak tempat sangat berbahaya, contoh kasus penjual bakso pun belum tentu makan bakso untuk menu makan siangnya hari ini.
Contoh lain saya jarang buka facebook dan instagram namun bukan berarti saya harus berhenti beriklan pada kedua layanan tersebut.
Kebanyakan orang selalu menjadikan pandangan dirinya sendiri menjadi acuan utama dalam mengambil keputusan, tanpa data sama sekali.
Dalam artian menggeneralisir semua orang itu sama dengan apa yang dirinya lakukan.
Ada kurang lebih 250 juta penduduk indonesia, itu artinya ada 250 juta juga perilaku manusia dan Anda hanya salah satunya.
Dari survey Business Insider pembeli masih memilih email untuk menerima informasi terbaru dari bisnis.

"Orang kan tidak mau nerima email spam mas?"
Karenanya jangan ngespam…
Saya percaya pembeli Anda bukan tidak mau menerima email Anda, tapi mereka tidak mau menerima email yang membosankan dan/ atau mengganggu.
Coba untuk berikan value atau nilai yang bermanfaat untuk pembaca Anda ketika mengirimkan email.

Di kelas Super Email Marketer Batch 3, Anda akan belajar bagaimana menggabungkan kedua channel seperti sosial media dan email menjadi senjata yang ampuh untuk memberikan penawaran yang terstruktur dan bisa di otomatisasi..
Anda juga akan belajar bagaimana sebenarnya cara mengirimkan email mulai dari perkenalan hingga email yang menghasilkan penjualan, sehingga tidak membosankan dan dianggap spam.
Daftar kelasnya di sini
Sampai jumpa di kelas Super Email Marketer Batch 3
Jika ada yang ingin Anda tanyakan silakan balas email ini atau hubungi kami di http://m.me/kirim.email
-Dion Arfan

